• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Perayaan Tri Suci Waisak diharapkan Gubernur bisa menjadi momentum perkuat nilai luhur bangsa

May 26, 2019

 

Sby,MercuryFM - Perayaan Tri Suci Waisak diharapkan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dapat dijadikan sebagai momentum dalam membangun kembali nilai-nilai luhur bangsa, serta bersama-sama menjaga sesanti yang ditulis dalam Kitab Sutasoma, yakni Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa. 

 

"Nilai-nilai luhur tersebut harus terus dibangun untuk menguatkan harmoni, kedamaian dan ketentraman di tengah-tengah masyarakat," ujar Gubernur Khofifah saat  menghadiri Perayaan Tri Suci Waisak Bersama Tahun 2019 di Dyandra Convention Center Surabaya, Minggu (26/05/19).

 

Menurut Gubernur, perayaan Waisak bersama ini merupakan sarana untuk menyebarkan kabaikan, kedamaian, ketenteraman, serta hubungan harmoni baik antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan lingkungan, maupun manusia dengan sesamanya.  

 

Kata Gubernur, menjaga keharmonisan ini caranya dengan saling menghormati, saling membantu, serta memperkuat solidaritas sosial yang kokoh.

 

Adanya perbedaan di tengah-tengah masyarakat, lanjutnya, tidak harus diseragamkan atau ditiadakan. Namun semua perbedaan dan keragaman itu harus diikat oleh tali persaudaraan, semangat kebersamaan, dan  persatuan. Keragaman ini menjadi tanda kebesaran Tuhan menciptakan alam semesta yang di dalamnya penuh keberagaman. 

 

“Yang beda jangan disamakan dan persamaan jangan dibedakan, karena sebetulnya perbedaan itu akan menjadi bagian dari diri kita untuk selalu mencoba memberikan yang terbaik, beradaptasi, dan proses-proses seperti itu sebetulnya serangkai dalam Bhineka Tunggal Ika. Bagaimana sebaiknya perbedaan itu ending-nya adalah Eka dan diikat oleh Pancasila. Ini harus menjadi satu rangkaian,” kata Gubernur.

 

Orang nomor satu di Jatim ini lantas mengajak seluruh komponen masyarakat di Jatim serta para tokoh agama pada khususnya, untuk terus memelihara dan memperkuat harmoni, kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bersama sebagai bangsa. 

 

Ini semua dapat terwujud jika para pemimpin, para tokoh komunitas, dan para pemuka masyarakat, dengan ketulusan dan kebesaran jiwa peduli, berbuat dan bekerjasama dengan erat untuk mengelola permasalahan itu dengan baik.

 

“Kalaupun kemarin ada dinamika-dinamika, maka hari ini adalah titik dimana ada kesempatan kita kembali memanggil memori tentang nilai-nilai keagamaan yang mengajarkan kebaikan, kedamaian, ketentraman dan tentu bagaimana saling menghormati satu dengan yang lain,” katanya.

 

Di akhir, Gubernur berharap, perayaan Tri Suci Waisak tahun ini dapat membawa ketentraman, kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteraan untuk seluruh manusia khususnya masyarakat di Jatim.

 

“Melalui perayaan Tri Suci Waisak bersama 2019 ini saya titip do’a, semoga negeri ini khususnya Jatim senantiasa menjadi negeri  yang penuh dengan kedamaian, kesejahteraan, gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto rahajo,” pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive