• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Pemprop akan dorong pertumbuhan ritel modern berbasis UMKM di Jatim

June 13, 2019

 

Sby, MercuryFM - Menjawab menjamurnya ritel modern yang marak saat ini, pemerintah Propinsi (Pemprov) Jawa Timur mendorong pertumbuhan ritel modern berbasis Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Ritel modern tersebut rencananya diharapkan dapat memasarkan berbagai produk UKM. Sebab keterlibatan UKM dalam pengembangan ritel modern sangat penting saat ini. 

 

"Tidak dapat dipungkiri, keberadaan ritel modern di daerah juga bisa menstimulasi perekonomian daerah," kata Khofifah pada penjelasannya yang disampaikan dalam Jawaban Gubernur atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap rancangan Perda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Rapat Paripurna DPRD Jatim. 

 

Menurut Gubernur, pembatasan ritel modern, bukan satu-satunya jalan untuk meningkatkan ekonomi UKM. Sebaliknya, UKM bisa memperbesar pemasaran melalui ritel modern. 

 

Kata Khofifah, UKM memiliki potensi besar akan hal ini. Dirinya mencontohkan Koperasi Kareb yang sukses mengemas berbagai produk kebutuhan bahan pokok mulai dari beras hingga minyak goreng dari hasil produksi anggotanya. Selain itu, ada pula Koperasi Pondok Pesantren Sidogiri di Pasuran yang juga memproduksi air mineral kemasan. 

 

"UKM di Jawa Timur sebenarnya memiliki potensi untuk itu," kata Khofifah. 

 

Dijelaskan oleh Gubernur, rencananya, hal ini akan dilakukan Pemrov Jatim melalui kerjasama antara Dinas Koperasi dan UKM dengan Asosiasi Koperasi Ritel Indonesia (Akrindo). 

 

"Prinsipnya, pemerintah akan mendorong inklusi ritel modern berbasis Koperasi dan UKM," jelas Khofifah. 

 

Tak hanya mengembangkan ritel modern, Gubernur juga mengusulkan produk UKM bisa masuk di ritel-ritel modern yang sudah ada di Jatim.

 

"Pemrov Jatim akan mendorong adanya kerjasama pemasaran antara UKM dengan ritel modern. Harapannya, ritel-ritel modern yang saat ini telah eksis dapat mengoptimalkan peran UMKM. Di antaranya, UMKM bisa sebagai penyedia (supplier) dalam rantai kebutuhan pasar moder," jelasnya.

 

Ke depan, lanjut Gubernur, pola kerjasama sebagai bagian dari retail modern dengan UMKM akan dilembagakan lebih baik dengan melibatkan pemerintah Kabupaten/Kota, ritel modern, dan UMKM setempat. 

 

"Kami mendorong mekanisme kerjasama yang lebih berpihak kepada UMKM melalui MoU (Memorandum of Undersatnding)," jelasnya.

 

Di samping itu dalam Jawaban Gubernur atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap rancangan Perda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Pemrov Jatim juga akan melakukan penataan dan membatasi pertumbuhan ritel modern melalui Perda Provinsi nomor 3 tahun 2008 tang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional, dan Penataan Pasar Moder di Jatim. 

 

"Kami akan terus mendorong inklusi ritel modern berbasis Koperasi UKM melalui Akrindo," pungkasnya. 

 

Dari data yang ada, Sejak 2012, Survei Ekonomi Sosial Nasional (Susenas) menunjukkan populasi UMKM di Jawa Timur terus meningkat. Misalnya pada 2012 yang meningkat  menjadi 6,8 juta dibanding 2008 yang terdiri dari 4,1 juta UMKM sektor pertanian dan 2,7 juta UMKM Non Pertanian.

 

Selanjutnya, pada Sensus Ekonomi tahun 2016 populasi UMKM Jawa Timur juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Yakni, bertumbuh 4,61 juta UMKM Non Pertanian dan 4,98 Juta UMKM Pertanian sehingga berjumlah 9,59 juta UMKM. 

 

Angkatan Kerja Jawa Timur  di sektor UMKM pun cukup besar. Di 2016 misalnya, total penyerapan tenaga kerja UMKM sebesar 18,95 juta tenaga kerja yang terdiri dari 13,97 juta untuk UMKM Non Pertanian dan 4,98 juta untuk UMKM Pertanian. Sementara tenaga kerja usaha hanya sebesar 373.294 orang. 

 

Tak hanya itu, UMKM di Jawa Timur memberikan kontribusi besar terhadap realisasi penanaman modal. Realisasi Investasi Jawa Timur tahun 2017 sebesar  Rp152,39 triliun, sementara pada Triwulan I tahun 2018 sebesar Rp32,97 triliun meningkat 15,93 persen dari periode yang sama pada tahun 2017. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive