Pilwali Surabaya Butuh Anggaran Rp 85,1 Miliar


Sby, MercuryFM - Pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya masih kurang 15 bulan lagi. Namun Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Surabaya sudah harus mempersiapkan diri. Pasca pelantikan yang dilaksanakan di Hotel JW Marriott, Kamis (13/6), KPUD harus tancap gas. Salah satunya mempersiapkan anggaran untuk pelaksanaan pilwali itu yang membutuhkan dana Rp 85,1 miliar. “Yang sudah diajukan (KPUD) periode yang kemarin itu di angka Rp 85,1 miliar,” demikian ungkap anggota KPUD Surabaya Nur Syamsi. Jumlah anggaran ini lebih tinggi dibandingkan biaya pilwali sebelumnya. Di pilwali tahun 2015, anggaran yang dibutuhkan Rp 72 miliar. Menurut Nur Syamsi, bertambahnya anggaran itu karena ada beberapa kebutuhan yang harus diadakan oleh KPUD. “Ada beberapa logistik yang harus diadakan sendiri oleh KPU, maka pembiayaannya menjadi ada peningkatan,” ujarnya. Ia menjelaskan anggaran itu sudah diajukan ke Pemkot Surabaya oleh KPUD Surabaya periode 2014-2019. Pengajuan dilaksanakan awal Juni 2019 lalu. Dikatakan, anggaran diajukan ke Pemkot Surabaya karena pelaksanaan biaya pilwali atau pilkada di kabupaten/kota memang ditanggung Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD). “Memang pembiayaannya dari APBD sehingga di kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing,” jelas mantan ketua KPUD Surabaya yang kini terpilih lagi sebagai anggota KPU periode 2019-2024 ini.(alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group