Revisi sistem zonasi dinilai DPRD Jatim belum penuhi asas keadilan

June 21, 2019

 

Sby,MercuryFM - Revisi Permendikbud No.51 tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019 dengan sistem zonasi dengan mengubah prosentase jalur prestasi dari 5 persen menjadi 10-15 persen.  Zonasi murni menjadi maksimal 80 yang sebelumnya 90 persen dan jalur perpindahan tetap 5 persen. Masih dinilai kalangan DPRD Jatim belum memenuhi unsur keadilan bagi masyarakat khususnya anak didik.

 

Menurut H Samwil anggota DPRD Jatim dari Fraksi Partai Demokrat, sistem zonasi murni jarak bisa saja dilakukan jika sarana dan prasana sudah memadai dan merata di berbagai daerah. 

 

"Faktanya, di Jatim dan provinsi lain di Indonesia pendirian sekolah selama ini bukan berbasis zonasi maupun kepadatan penduduk. Sehingga tak merata," katanya, Jumat (21/6/2019).

 

Kata Sanwil di beberapa negara di luar negeri, yang menjadi acuan seperti Malaysia dan Singapura yang memiliki sarana dan prasarananya memadai serta merata, masih tetap memberikan ruang yang lebih bagi siswa yang memiliki prestasi akademik. Pertimbangannya bukan jarak semata yang menjadi prioritas.  

 

"Kami minta minimal prosentase jalur jarak dengan prestasi 50 ; 50. Saya kira itulah yang paling ideal jika masih tetap menerapkan sistem zonasi dalam PPDB 2019," ungkap politisi asal Gresik.

 

 

Sementara itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa sistem zonasi PPDB SMAN di Jatim sudah melebihi ketentuan dari revisi Permendikbud No.51 tahun 2018. Pasalnya, jalur prestasi akademik yang diberlakukan di Jatim sebesar 20 persen atau melebihi. Sebab dalam ketentuan yang baru hanya diberlakukan 15 persen.

 

"Ini bagian dari apresiasi kami bagi anak-anak didik yang memiliki nilai Ujian Nasional (UN) tinggi bisa masuk ke sekolah-sekolah negeri dengan mudah," terang gubernur perempuan pertama di Jatim di Gedung Grahadi, Jum'at (21/06/19).

 

Di sisi lain, mantan Mensos RI itu juga berharap warga masyarakat khususnya para orang tua siswa bisa menerima dengan baik kebijakan ini.

 

"Terlebih, PPDB melalui jalur mitra warga (keluarga miskin) masih banyak yang belum terisi sehingga nantinya bisa diisi mereka yang masuk lewat jalur prestasi," pungkas Gubernur yang juga ketua Umum Muslimat NU. (ari)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group