DPRD Jatim pertanyakan sikap BPBD yang menutup nutupi data dan kondisi alat deteksi bencana di Jatim

Sby, MercuryFM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim terkesan menutup nutupi kondisi alat pendeteksi bencana yang ada di Jatim. Sikap BPBD Jatim yang tidak memberikan data jumlah dan kondisi alat pendeteksi bencana masing masing daerah ini membuat geram DPRD Jatim.

“Kami belum dilapori jumlahnya berapa dan yang masih berfungsi atau tidak. Kami ingin tahu karena ini menyangkut kesiapan dalam antisipasi bencana di Jatim,” ungkap Ketua Komisi E DPRD Jatim Hartoyo saat dikonfirmasi di Surabaya, selasa (25/6/19).

Politisi asal Partai Demokrat ini mengatakan pihaknya berharap BPBD Jatim tanggap dalam memeriksa peralatan kebencanaan yang dimilikinya.

”Mumpung belum ada bencana kami minta BPBD Jatim segera melakukan pendataan dan pengecekan peralatannya,” jelasnya.

Sementara itu terkait kekeringan di Jatim, Hartoyo mengatakan bencana kekeringan di Jatim sudah sering terjadi dan merupakan peristiwa tahunan.

”Kami kira BPBD Jatim sudah tahu cara untuk mengatasinya. Kami tinggal mengontrolnya atas penanggulangan bencana kekeringan di Jatim,” jelasnya.

Apalagi kata Hartoyo, alokasi untuk anggaran bencana, termasuk kekeringan sudah dialokasikan dalam anggaran darurat di APBD Jatim.

"Dengan kondisi itu maka dana itu bisa disalurkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Sekarang tinggal BPBD bagaimana gunakan anggaran tersebut untuk atasi kekeringan di Jatim saat ini," pungkasnya. (ari)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group