• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Komisi E DPRD Jatim pertanyakan Diknas Jatim belum bagikan kain seragam gratis siswa SMA - SMK

July 5, 2019

 

Sby, MercuryFM - Dinas Pendidikan Jatim dinilai lalai dalam menjalankan amanat melalui APBD Jatim 2019. Pemberian seragam gratis dua stell abu abu putih dan pramuka untuk siswa SMA dan SMK yang sudah harus diberikan, ternyata sampai saat ini belum diberikan.

 

"Padahal ini kan sudah dianggarkan lama, terus ini juga bukan pertama kali untuk program seragam gratis untuk siswa SMA ,dan SMK baru. Tahun lalu telat, alasannya masalah tender, sekarang diulang lagi. Ya berarti kinerjanya gak jelas. Komisi E akan panggil Plt kepala Dinas Pendidikan Jatim (Hudiono) kenapa kok bisa telat lagi," kata Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Suli'daim, Jum'at (05/07/19)

 

Menurut politisi PAN, hal  ini cukup disesalkan karena masyarakat terlanjur berharap dan merasa akan lebih ringan dengan adanya seragam gratis tersebut.  

 

"Dinas Pendidikan Jatim tidak mau belajar pada pengalam tahun lalu, tentu kita sangat kecewa dan menyesalkan kinerja Dinas Pendidikan yang kembali mengulang kegagalan kedua kali ini. Padahal semangat kita kan untuk meringankan beban orang tua yang anaknya baru masuk sekolah." kata Suli geram. 

 

 

 

Hal senada juga dikatakan anggota Komisi E dari FPDIP,  Agatha Retnosari. Politisi perempuan ini bahkan mempertanyakan keseriusan Dinas Pendidikan Jatim merealisasikan program seragam gratis yang sudah disepakati anggarannya. 

 

"Ini gak bisa dibiarkan. Harus ada penjelasan yang masuk akal. Ini kan bukan pertama kalinya. Masak gagal lagi gagal lagi. Saya akan minta kepada ketua komisi agar memanggil Plt Dinas Pendidikan di komisi untuk menjelaskan kegagalan ini," kata Agatha. 

 

Menurutnya jika memang tidak mampu dan mengakibatkan anggarannya sia sia, tahun depan program ini diganti dengan yang lebih dibutuhkan. 

 

"Ya kalau gak mampu menjalankan, ya sebaiknya anggarannya dialihkan untuk membangun sekolah baru ditiap kecamatan yang belum ada sekolah SMA atau SMK nya. Tapi yang pasti saya akan minta Dinas Pendidikan menjelaskan kepada kami, kenapa ini terjadi," tegasnya.

 

Meski Komisi E dan Pemprov Jatim mengatakan siswa baru SMA dan SMK  akan mendapat seragam gratis berupa kain dua stel putih abu abu dan pramuka, namun dalam prakteknya mereka ternyata tetap harus membeli lewat koperasi sekolah. 

 

Hal ini yang membuat masyarakat banyak mempertanyakan terkait seragam gratis tersebut. Apalagi Gubernur dan anggota DPRD Jatim jauh jauh hari sudah mengatakan akan ada pembagiaan kain seragam gratis bagi siswa SMA dan SMK di Jatim. Dua seragam tersebut, seragam putih aba abu dan seragam pramuka. (ari)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive