• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Gubernur dinilai tidak beretika ketika terobos CFD

July 7, 2019

 

Sby, MercuryFM - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menerobos Jalan Raya Darmo usai menghadiri peringatan Hari Anti Narkoba di Taman Bungkul Surabaya, Minggu (7/7/2019). Padahal, saat itu, jalan tersebut masih dimanfaatkan masyarakat dalam rangka Car Free Day (CFD).

 

Sikap Gubernur sangat disayangkan, mengingat saat itu masih banyak masyarakat yang sedang melakuka kegiatan Car Fres Day. Bahkan sirine mobil pengawal membunyikan sirene beberapa kali untuk meminta masyarakat menepi sejenak karena rombongan Gubernur lewat.

 

Aktivis lingkungan Wawan Some yang berada di lokasi menyayangkan sikap orang nomor satu di Jatim tersebut. Dia menilai tindakan tersebut merupakan arogansi dan sikap tidak beretika yang ditunjukkan seorang pemimpin. 

 

Wawan menyaksikan dengan mata kepala sendiri saat Khofifah menerobos Jalan Raya Darmo saat CFD masih berlangsung. 

 

"Saya melihat sendiri, Gubernur (Khofifah) meninggalkan acara Hari Anti Narkoba sekitar pukul 08.44 WIB. Mobilnya parkir di depan Taman Bungkul, tepatnya disamping traffic light. Dia (Khofifah) naik mobil dan menuju ke arah selatan," kata Wawan.

 

 

Anehnya lagi, saat berada di dalam mobil, jendelanya di buka. Kemudian Ketua Umum PP Muslimat NU itu melambaikan tangan menyapa warga yang dilewati. 

 

Namun, reaksi masyarakat justru sebaliknya. Mereka berteriak dan mengatakan bahwa jalan itu tidak boleh dilewati kendaraan karena CFD. CFD di Taman Bungkul mulai pukul 05.00 WIB hingga 09.30 WIB. 

 

"Itu ada beberapa yang teriak, bu CFD bu," ujar Wawan menirukan teriakan warga. Namun Khofifah hanya tersenyum mendengar teriakan itu.

 

Wawan tidak mengetahui secara pasti apakah memang ada aturan yang membolehkan pejabat menerobos CFD dengan alasan dinas atau yang lain. Namun sepatutnya hal itu tidak perlu dilakukan. Seharusnya, mobil dinas bisa diparkir di jalan yang ada di sekitar Taman Bungkul. Dimana jalan itu tidak termasuk area CFD. Ketika hendak menuju atau meninggalkan lokasi acara, tinggal jalan kaki. 

 

"Nah, kan bisa sekalian menyapa masyarakat sambil jalan kaki. Bukan malah naik mobil dan menerobos CFD," keluhnya.

 

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim Aries Agung Paewai membantah jika Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa disebut menerobos CFD. 

 

Kehadiran Gubernur kata Aries untuk menghadiri undangan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim memperingati Hari Anti Narkoba di Taman Bungkul. 

 

"Ibu (Khofifah) diundang, dan akses jalan menuju ke lokasi acara hanya melalui Jalan Raya Darmo," katanya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive