• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Ajak masyarakat hidup sehat, Saladstop sediakan menu sehat

July 9, 2019

Sby, MercuryFM - Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan nilai dari kesehatan, gaya hidup dan pola makan yang lebih sehat semakin banyak diadopsi. Selain itu dengan semakin antusiasnya masyarakat Indonesia yang mulai peka akan kesehatan, Saladstop! Gandeng petani lokal dalam rangka memenuhi kebutuhan nutrisi. Setelah sukses membuka beberapa gerai di Jakarta, Saladstop! Mencoba peruntungannya di Kota Pahlawan. Gerai yang mulai beroperasi 3 Juni (6/2019) terletak di Tunjungan Plaza 5, Upper Ground. 

 

Restoran yang berdiri tahun 2009 ini bermitra dengan petani lokal dalam pengembangan bisnisnya. Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga kualitas produk serta apresiasi terhadap petani di Indonesia. Sejauh ini, Bogor masih menjadi pemasok utama. Kemudian, bahan tersebut dikirim ke Jakarta dan Surabaya.

 

“Selain itu restoran yang memiliki misi untuk memenuhi makanan sehat masyarakat ini juga tersebar di berbagai negara. Antara lain, Singapura, Filipina, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Spanyol dan Hongkong. Saladstop menggunakan sistem hidroponik dalam penanaman setiap bahan-bahannya,” ujar founder Saladstop, Adrien Desbaillets di sela media event Selasa (9/7/2019).

 

Adrien menjelaskan, Saladstop megutamakan kualitas setiap produk yang ada dengan menjaga bahan-bahan tetap segar, dan menggunakan bahan terbaik. Tidak heran jika harga yang dipatok lumayan merogoh kantong.

.
Sementara itu Marketing Manager lSaladstop Adhi Putra Tawakal menambhakan pihaknya banyak berinvestasi pada pengembangan produk dan inovasi. Jadi, harga yang ditawarkan akan sebanding dengan kualitas yang ada

 

 

 

Dengan ini, Saladstop memiliki pelanggan yang tidak sedikit. Terbukti dari laba yang mencapai 20% per tahunnya dan jumlah transaksi yang menginjak di angka 80.000-100.000 per bulannya. Hal ini tidak terlepas dari sadarnya masyarakat Indonesia yang mulai berinvestasi akan kesehatannya.

 

“Selain itu juga karena sekarang banyak penyakit seperti obesitas, kanker yang banyak terjadi di Indonesia, jadi mereka mulai merubah gaya hidup. Karena  bahan baku kualitas tinggi, harga produk juga cukup premium. Namun pihaknya optimistis tetap diminati masyarakat,” jelas Adhi.

 

Masyarakat Indonesia masih berpikir bahwa salad merupakan makanan yang terkesan hambar dan tidak enak. Tetapi dengan banyaknya menu yang ditawarkan Saladstop, salad akan menjadi hidangan yang lezat. Adhi menyatakan orang akan berubah ketika sudah mencoba. Saladstop sendiri menawarkan kebebasan kepada pelanggan untuk meracik menu favoritnya.

 

Tersedia sebanyak 60 toping dan 20 dressing yang bisa disesuaikan dengan budget dan selera. Tentu, dengan banyaknya varian yang ditawarkan akan menarik banyak pelanggan.

 

“Untuk salad paling diminati yaitu bulgogi, dan tuna, sedangkan dressing nya yaitu mayonais dan keju, karena orang Indonesia lebih suka yang berbahan creamy,” pungkas Adhi.(Dani)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive