• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Ini penjelasan DPD PDI Perjuangan Jatim terkait indikator penentuan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kabupaten

July 8, 2019

 

Sby,MercuryFM - Setelah ramai munculnya penolakan dari beberapa PAC dan DPC terkait hasil Konfercab (Konfrensi Cabang) PDI Perjuangan Kota Kabupaten,  DPD PDI Perjuangan Jatim akhirnya menjelaskan beberapa indikator untuk menunjuk Ketua DPC kabupaten/kota. 

 

Berbagai indikator diakumulasikan dan menjadi dasar Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri untuk menentukan rekomendasi.

 

“Prinsipnya, semua bergantung Ketua Umum. Namun, dalam menentukan rekomendasi tentu ada banyak pertimbangannya,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (8/7/2019).

 

Menurut pria yang juga wakil ketua DPRD Jatim, beberapa petimbangan DPP dalam menentukan ketua DPC. Pertama, berdasarkan masukan dari DPD hingga PAC telah memiliki review data kader PDI Perjuangan. 

 

“Database anggota di partai lengkap. Mulai nama, tinggal dimana, hingga kapan masuk di partai semua ada,” ungkapnya.

 

Selanjutnya partai juga akan mempertimbangkan evaluasi pelaksanaan pemilu 2019. Namun, bukan berdasar hasil akhir perolehan suara baik untuk pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden.

 

“Kalau pun kursi DPRD Kabupaten/Kota banyak dan Pilpres menang di daerahnya, itu tak bisa diklaim sebagai buah kinerja dari Ketua sebagai pimpinan. Sebaliknya, itu menjadi akumulasi dari kerja lintas sektoral dari pucuk pimpinan sampai kader militan di bawah,” jelasnya

 

Indikator terakhir (ketiga) yakni calon yang bersangkutan mendapatkan restu dari Ibu Megawati. 

 

“Ini adalah mekanisme yang ada di dalam partai PDI Perjuangan yang sudah berjalan selama ini,” dalihnya

 

Kusnadi mengakui, PDI Perjuangan tak menggunakan sistem voting dalam pengambilan keputusan. Kalau pun didukung banyak pengurus, belum tentu akan mendapatkan rekomendasi. 

 

“Antara (calon ketua) yang didukung seratus pengurus dengan yang hanya satu pengurus, nilainya sama,” tegasnya

 

Pada dasarnya, DPP memang meminta masukan dari pengurus PAC untuk calon Ketua. Namun, hal tersebut tak lantas menjadi dasar untuk memilih Ketua.

 

“Sebab, kalau banyak-banyakan suara, ada pengkondisian. Misalnya, ada yang ngasih uang (politik uang) hingga karantina untuk pemilih. Kalau seperti itu, partainya bisa rusak,” jelas.

 

Selain untuk DPC, hal in lanjutnyai juga berlaku untuk pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) atau pengurus tingkat provinsi. 

 

“Semua sama. Prosesnya demikian dan sejauh ini tak ada masalah,” kata pria yang kembali terpilih sebagai anggota DPRD Jatim hasil pemilu 2019 dari daerah pemilihan Sidoardjo ini. 

 

Kusnadi optimistis meski ada riak riak setelah Konfercab kemarin, diyakini akhirnya seluruh cabang dapat memahami keputusan Konfercab serentak ini. Gejolak yang muncul kemarin  dinilai wajar dan bersifat sementara sebagai respon sesaat karena tak sesuai dengan apa yang mereka inginkan.

 

“Semua keberatan PAC dalam Konfercab kemarin sudah kami laporkan ke DPP. Bagaimana putusan akhirnya? Kami menunggu arahan DPP. Prinsipnya, PDI Perjuangan sudah sangat dewasa dalam berpolitik. Kami patuh terhadap keputusan pimpinan,” tegas Kusnadi.

 

Rencananya, DPD PDI Perjuangan Jatim kata Kusnadi juga akan berkunjung ke beberapa DPC untuk memaksimalkan sosialisasi ini. 

 

“Nanti kami temui untuk membicarakan putusan dari DPP ini,” pungkasnya.

 

Untuk diketahui, DPP telah menunjuk Ketua DPC untuk 38 kabupaten/kota. Hal ini dilakukan DPP PDI Perjuangan Jatim melalui Konfercab Serentak untuk 38 DPC se Jatim yang dibagi tiga zona yakni di Surabaya, Malang dan Madiun pada Minggu (7/7/2019) lalu.

 

Dalam Konfercab yang sudah berlangsung kemarin di Surabaya sempat muncul ketidakpuasan terkait penentuan ketua untuk DPC PDI Perjuangan Surabaya dan DPC PDI Perjuangan Bojonegoro. Sedangkan pelaksanaan Konfercab  zona Malang terjadi di penolakan untuk Kota Pasuruan dan satu DPC yang belum ada keputusan DPP soal ketua DPC yakni Kabupaten Banyuwangi. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive