• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Bupati Pamekasan usulkan Gubernur lakukan pembangunan dengan penerapan sistem zonasi guna mempercepat pertumbuhan ekonomi

July 30, 2019

 

Sby,MercuryFM - Sistem zonasi dalam melakukan percepatan pembangunan di Jatim perlu diterapkan. Dengan mengandalkan potensi kewilayahan di masing-masing daerah, dinilai akan bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi karena akan mengangkat potensi ekonomi lokal di masing-masing wilayah. Pemprov Jatim diharapkan bisa menerapkan hal itu.

 

"Konsep Sektor pembangunan harus kewilayahan. Dan ada zonanya. Misalkan zona pembangunan ekonomi Madura, zona pembangunan ekonomi Mataraman, zona ekonomi Tapal Kuda. Dengan model zona maka ada kekhususan ekonomi yang digarap gubernur dengan memanggil bupati-bupati terutama untuk feasibility study yang dilakukan provinsi," ujar Bupati Pamekasan Badrut Tamam dalam keterangan di Surabaya, Selasa (30/07/19).

 

Bupati yang sering melakukan gebrakan diwilayahnya sejak dilantik ini mencontohkan potensi kewilayahan yang ada di Madura seperti garam, sapi dan produk jagung. Maka Pemprov Jatim diharapkan bisa ikut campur untuk membantu para petani, agar produk itu semakin dikenal. Potensi tersebut jika digarap secara maksimal bisa mengangkat ekonomi lokal. 

 

"Di Madura ada potensi ekonomi apa saja misalnya garam, sapi, jagung dan wisata. Ini dijadikan satu. Kalau di Bangkalan tidak ada garam, potensi garam dimana. Misalkan jagung dimana, jagung di kabupaten lain dikirim ke satu kabupaten dan dikerjasamakan dengan buyer," tambahnya.

 

Pria yang juga sekertaris DPW PKB Jatim ini juga mengatakan, jika pembangunan menggunakan potensi kewilayahan, dirinya memprediksi dalam beberapa tahun angka kemiskinan di Jatim bisa ditekan dengan cepat. 

 

Badrut lantas mencontohkan angka kemiskinan di Pamekasan yang menurun drastis dalam dua tahun ini, mencapai 2 persen, karena dirinya menerapkan kebijakan itu.

 

"Model pembangunan dengan kajian kewilayahan maka peningkatan ekonomi lebih cepat. Misal Gerbangkertosusila bila  dimasukkan lokal wisdom, maka akan lebih maksimal lagi pengembangannya," tandasnya. 

 

Khusus untuk pembangunan wilayah Madura, Badrut berharap agar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bisa memanggil masing-masing kepala daerah untuk mensinergikan potensi wilayah di wilayah itu.

 

"Kalau sudah dilakukan kajian mendalam baru ketemu nanti. Kulturnya sama, makanya harus bu gubernur memanggil. Misalnya anggaran fisilibity study dari BPWS, kabupaten dan provinsi. Dengan kajian itu maka akan lebih diterima di masyarakat," pungkasnya.(ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags