• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Sudah tidak ada lagi daerah tertingal di Jatim

August 2, 2019

Sby, MercuryFM - Jawa Timur telah resmi dinyatakan sebagai Provinsi bebas dari daerah tertinggal. Hal ini ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT) Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2019 yang ditetapkan pada tanggal 31 Juli 2019 kemarin di Jakarta. 

 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, rasa syukurnya dengan penetapan kementrian KDPDTT tersebut. Khususnya daerah yang sebelumnya dinyatakan tertinggal yakni Kabupaten Bangkalan, Sampang, Sitibondo dan Bondowoso. Yang akhirnya dihapus dan dinyatakan bukan lagi daerah tertinggal.

 

Bahkan Khofifah juga menyatakan terima kasihnya terhadapa Gubernuf Jatim sebelumnya  Sokarwo akrab di panggil Pakde Karwo yang telah bekerja keras sebelumnya untuk mengentas 4 daerah tersebut yang masuk daerah tertinggal. terus melakukan uo

 

“Kami sangat bersyukur akhirnya Jatim bisa lepas dari daerah tertinggal, hal ini tentu  tidak lepas dari pelaksanaan program pembangunan yang sinergis antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. tentu juga  tidak lepas dari kerja keras pak De Karwo dan semua jajaranya ,” terangnnya si Surabaya, Jum'at (02/08/19).

 

Menurut Khofifah, meski telah lepas dari daerah tertinggal pihaknya akan terus menggenjot peningkatan kesejahteraan masyarakat lewat berbagai program yang tertuang dalam Nawa Bhakti Satya. Utamanya untuk pengentasan kemiskinan, peningkatan IPM,  serta peningkatan derajat kesehatan.

 

“Dengan lepasnya Jatim dari daerah tertinggal ini juga menunjukkan bahwa beberapa indikator telah bisa tercapai. Tentunya ini harus menjadi penyemangat dan motivasi kita semua untuk terus membangun provinsi yang kita cintai ini,” terangnya.

 

Dalam kesempatan ini, Khofifah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak termasuk masyarakat yang telah bekerja keras membangun Jatim dari berbagai aspek. Berkat kerja keras berbagai pihak ini Jatim akhirnya bisa terlepas dari kategori daerah tertinggal.

 

“Ini merupakan prestasi dan kebanggaan kita bersama,semoga Jatim terus bisa berbenah sehingga bisa lebih maju ke depannya,” pungkas gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

 

Seperti diketahui, dalam keputusan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT) Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2019, diputuskan bahwa sebanyak 62 kabupaten tertinggal telah terentaskan pada tahun 2015-2019. 

 

Empat kabupaten di Jatim ditetapkan lepas dari ketertinggalan yaitu Kab. Bangkalan, Kab. Sampang, Kab. Situbondo, dan Kab. Bondowoso.

 

Sebelumnya, berdasarkan Peraturan Presiden RI No. 131 Tahun 2015 tentang penetapan daerah tertinggal tahun 2015-2019, dinyatakan daerah tertinggal adalah daerah yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang dibandingkan daerah lain dalam skala nasional. 

 

Dari 4 kabupaten tertinggal di Jatim tersebut, untuk Kab. Situbondo tertinggal di SDM, infrastruktur, Kemampuan Keuangan Daerah (KKD), dan Karakteristik Daerah (KD). Sedangkan Kab. Bondowoso lemah di SDM dan KD, Kab. Sampang tertinggal di aspek SDM, Ekonomi dan KKD, dan Kab. Bangkalan hanya tertingal di aspek SDM. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive