• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Gubernur Khofifah sampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Mbah Moen

August 6, 2019

 

Sby, MercuryFM - Wafatnya KH Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen, Selasa (06/08/19) saat beribadah haji di Makkah membuat  Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berduka mengingat kedekatan Gubernur dengan Pimpinan Ponpes Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

 

 Gubernur wanita pertama di Jatim ini, memyampaikan rasa duka mendalam atas meninggalnya salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) ini.

 

"Secara pribadi dan mewakili Pemerintah Provinsi serta seluruh masyarakat Jawa Timur, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke Rahmatullah, KH Maimoen Zubair pada usia 90 tahun," ungkap Khofifah di Gedung Grahadi, Surabaya, Selasa(06/08/19).

 

Khofifah kemudian mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan Mbah Moen. Ia juga mendoakan agar keluarga Mbah Moen yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kesabaran.

 

"Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama berdoa bagi almarhum, semoga, diterima dan diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, khusnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kesabaran," tuturnya.

 

Khofifah mengatakan, dirinya sangat kaget mendengar informasi meninggalnya Mbah Moen tersebut. Terlebih, bulan Juni lalu Mbah Moen sempat menghadiri pernikahan putri pertamannya, Patimasang di Surabaya.

 

"Beliau jauh-jauh dari Rembang ke Surabaya, menyempatkan diri untuk hadir ke akad nikah anak saya dan menghadiahi anak saya lantunan doa yang sangat panjang dan indah," kenang Khofifah.

 

Kenangan lainnya, tambah Khofifah, saat dirinya sowan setelah mendapat mandat sebagai gubernur Jawa Timur. Mbah Moen berpesan agar dapat menjaga Jawa Timur tetap aman dan mewujudkan rakyat Jawa Timur agar sejahtera.

 

Beliau juga berpesan agar membangun hubungan yang kuat dengan Jawa Tengah karena menurutnya jantung Indonesia itu berada di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

 

Bagi Ketua Umum Muslimat NU ini, Mbah Moen adalah sosok ulama dan sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) yang sangat santun dan kharismatik sehingga begitu dihormati dan disegani banyak kalangan.

 

"Wawasan keagamaan dan kebangsaannya sangat luas. Perspektif kemasyarakatannya sangat arif dan bijak. Saat ini belum ada ulama Indonesia yang sekaliber beliau dan mampu menggantikan sosoknya," pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags