Tim dokter RSU Dr Soetomo dinilai Gubernur Khofifah cukup pengalaman tangani pasien kembar siam

August 6, 2019

 

Sby, MercuryFM - Gubernur Khofifah percaya penanganan pemisahan kasus bayi kembar siam oleh  tim ahli yang terdiri dari 70 dokter dan perawat dari RSUD Dr Soetomo akan berjalan lancar dan sukses mengingat pengalaman yang cukup banyak. 

 

“Kita mempercayakan tim dokter yang sudah punya pengalaman dan jam terbang sudah sangat tinggi dalam artian pengalaman dalam memisahkan bayi kembar siam bagi tim ahli di dr Soetomo ini kan sudah pengalaman yang ke 99,” ujar gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa ketika menjenguk bayi kembar siam Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina asal Kendari, Sulawesi Tenggara (Sulteng) di ruang rawat inap anak Bobo nomor 7 RSUD dr. Soetomo, Surabaya, Selasa (05/08/19).

 

Khofifah pun berharap penanganan pemisahan bayi kembar siam ini dapat ditangani dengan sebaik-baiknya, berjalan lancar dan berhasil sehingga kedua bayi tersebut dapat  tumbuh kembang dengan baik.

 

“Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar mohon doanya, Insya Allah semua  dilayani dengan baik oleh jajaran tim ahli dari dr. Soetomo,” harapnya.

 

Dalam kesempatan ini, Khofifah mengatakan pula Pemerintah Provinsi Jatim sedang berkoordinasi dengan BPJS untuk mengkomunikasikan apakah untuk kasus kembar siam ada dukungan khusus untuk pemenuhan kebutuhan penanganan kasus kali ini, mengingat saat ini ada dua kasus lagi yang indent untuk ditangani disini. 

 

“Tadi saya juga berkordinasi dengan Dirut BPJS, Prof. Fahmi apakah dimungkinkan ada diskresi dalam kasus-kasus khusus, karena kalau kita hari ini memberikan layanan untuk bayi kembar siam pemenuhan kebutuhan yang harus dilakukan oleh RS, apakah dimungkinkan untuk bisa mendapatkan special support,  kami sedang berproses untuk itu,” ujar mantan Menteri Sosial ini. 

 

Dalam kedatangannya didampingi Kepala Dinkes Jatim dr. Kohar Hari Santoso dan Direktur RSUD dr. Soetomo dr. Joni Wahyuhadi, orang nomor satu di Jatim itu disambut kedua orang tua bayi kembar siam.

Bahkan, saat bertemu dengan kedua bayi, Gubernur Khofifah berkesempatan menggendongnya. 

 

“Insya Allah sebentar lagi ya, para dokter sudah siap,” kata Khofifah sambil mengelus seraya menghibur Akila dan Azila yang mulai merengek karena susah bergerak.

 

Pemisahan bayi kembar dempet  ini merupakan kasus pemindahan bayi dempet  kembar siam yang ke 99 oleh tim dokter dari RSUD dr. Soetomo. Kasus pemisahan bayi kembar Akila dan Azila merupakan kembar siam Thoracoabdominopagus atau dempet dada dan perut.

 

“Setiap kasus kembar siam berbeda satu dengan yang lain, variasinya sangat luas dan ini kasus kembar siam dempet dada dan perut, kompleks kelainannya mulai dari dada bagian atas sampai perut, apalagi dia jantungnya menempel dan livernya menyatu,” kata dokter Agus Harianto, Ketua Tim yang menangani kasus Akila dan Azila.

 

Untuk rencana tim dokter belum memutuskan kapan tepatnya Akila dan Azila akan dioperasi untuk memisahkan keduanya. 

 

“Rencananya kapan akan kami siapkan seoptimal mungkin setelah tim siap, alat siap dan pasien siap,” ujar dr. Agus Harianto.(ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group