Gubernur Khofifah dilirik Partai Demokrat untuk jadi ketua Partai Demokrat Jatim

August 13, 2019

 

Sby,MercuryFM - Nama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dilirik Partai Demokrat Jatim untuk menjadi ketua Partai Demokrat Jatim pengganti Soekarwo akrab di panggil Pakde Karwo dalam Musda Partai Demokrat Jatim 2020 mendatang.

 

Apalagi sosok Pakde Karwo sebagai ketua DPD saat ini juga telah mengajukan pengunduran diri sebagai ketua Demokrat Jatim pasca diangkat oleh Menteri BUMN sebagai Komisaris Utama PT Semen Indonesia.

 

Munculnya nama Khofifah untuk dijadikan ketua Partai Demokrat Jatim dikarenakan Partai Demokrat ingin mengulang kesuksesan partai berlambang mercy ini ketika dipimpin Pakde Karwo dua periode sebelumnya. Yang membuat Partai ini alami kesuksesan di Jatim.

 

"Ya, kalau dulu ketua DPD seorang gubernur, yang kedua unda undi lah paling tidak punya jabatan publik yang signifikan," ujar Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Renville Antonio, disekertariat DPD Partai Demokrat Jatim, Selasa (12/08/19).

 

Menurut Renville, jika ketua DPD seorang gubernur akan menjadi bagian dari simbol partai di daerah. Apalagi Khofifah yang  diusung oleh Partai Demokrat pada Pilgub 2018 sampai saat ini tidak berpartai.

 

Kata Renville Jika Khofifah belum ingin masuk ke partai, pihaknya membuka lebar wakilnya yakni Emil Elistianto Dardak mencalonkan diri sebagai ketua DPD.

 

"Melihat banyak figur Seperti gubernur dan wagub yang kami usung tidak berpartai, jadi tidak ada salahnya kami berharap salah satu dari beliau bergabung di Demokrat," pintanya.

 

Renville menjelaskan, posisi Pakde Karwo untuk sementara dalam waktu dekat akan ditempati oleh Pelaksana tugas (Plt). Saat ini Pakde Karwo sudah lama mengajukan pengunduran diri sebagai ketua. Hanya saja masih menunggu proses dari DPP.

 

Dalam AD/ART Partai Demokrat Plt akan diambilkan dari satu tingkat diatasnya. Maka nantinya Plt ketua DPD berasal dari DPP. Sementara untuk penunjukkan Plt, Renville mengaku tidak tahu.

 

"Dalam waktu dekat akan turun dari DPP (surat penunjukan Plt). Berdasarkan aturan diambil dari satu tingkat diatasnya, berarti DPP. Kami tidak tau siapa, kami tetap menunggu," tuturnya.

 

Sebelum Musda Demokrat lanjut terdapat beberapa agenda politik di tahun 2020 seperti HUT Demokrat di Jakarta pada 9 September  di Jakarta, bulan Maret diselenggarakan Kongres, Musda dan Muscab. 

 

"Tahapannya tidak seperti partai lain. Kami atas dulu (kongres), Musda dan Muscab," pungkasya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group