Ijin kunker Ratih cs hanya alasan hindari penyidikan

August 18, 2019

 

Sby,MercuryFM - Ketidakhadiran legislator DPRD Surabaya yaitu Ratih Retnowati, Dini Rijanti, dan Saiful Aidi dari panggilan penyidik Pidsus Kejari Tanjung Perak Surabaya dengan alasan sedang kunjungan Kerja (Kunker) ke luar kota diduga hanya untuk menghindari panggilan penyidik.

Kepala Kejari Tanjung Perak Surabaya, Rachmat Supriady menjelaskan, pihaknya melakukan cross check setelah menerima surat pemberitahuan alasan dari anggota dewan yang mangkir dari panggilan jaksa. Cross check itu menghubungi Sekretaris DPRD Surabaya, Hadi Siswanto Anwar.

“Tiga orang atas nama saksi Dini, Ratih dan Syaiful Aidy tidak hadir menyampaikan surat dengan alasan ada kegiatan dinas luar kota sampai awal bulan September. Tetapi setelah tim penyidik melakukan kroscek dengan pihak yang berwenang sampai tanggal tersebut tidak ada kegiatan dinas luar kota dan dinas luar kota berakhir hari ini,” ungkapnya, Jum’at (16/8).

Rachmad menegaskan, meskipun ketiga legislator Yos Sudarso itu tidak menghadiri panggilan kedua dari penyidik Pidsus Kejari Tanjung Perak Surabaya, pihaknya segera melayangkan surat selanjutnya yakni panggilan ketiga. “Jadi selanjutnya kami akan melakukan panggilan ketiga untuk minggu berikutnya,” tandasnya.

Rachmad kembali menegaskan bila ketiga anggota dewan itu tidak hadir juga pada panggilan ketiga maka, pihak penyidik bisa melakukan panggilan paksa. 

“Sesuai ketentuan ada upaya paksa dari penyidik untuk menghadirkan yang bersangkutan,” tegasnya.

Bahkan tak hanya upaya paksa, kata Rachmat, penyidik juga akan mempersulit ke tiga anggota DPRD Surabaya tersebut.

“Itu dari cekal sampai titik perbuatan lain otomatis kalau sudah kita tingkatkan statusnya penangkapan atau membawanya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sudah dua kali ketiga anggota DPRD Surabaya diantaranya Ratih Retnowati, Dini Rijanti dan Syaiful Aidy selalu mangkir saat dipanggil penyidik Pidsus Kejari Tanjung Perak.

Ketiga legislator ini terjerat dalam kasus korupsi dana hibah Pemkot Surabaya tahun 2016 untuk proyek jasmas.

Dalam kasus dugaan korupsi ini, Kejari Tanjung Perak sudah menahan tiga anggota DPRD Surabaya yakni Sugito Darmawan dan Binti Rochma.

Tak hanya tiga anggota DPRD Surabaya, dalam kasus itu juga sebelumnya pihak swasta yaitu Agus Setiawan Tjong juga ditahan dan telah di vonis pengadilan tipikor Surabaya selama 6 tahun penjara.

Tjong merupakan pelaksana proyek pengadaan terop, kursi, meja, dan sound system pada 230 RT di Surabaya.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive