• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Polda Jatim tetapkan 1 tersangka dan cekal 6 saksi dalam kasus pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

August 29, 2019

 

Sby, MercuryFM - Polda Jawa Timur akhirnya menetapkan 1 tersangka dan 6 saksi dalam kasus penyebaran hoaks ketika terjadi pengepungan Asrama Mahasiswa Papua (AMP).

 

Tri Susanti (TS) korlap aksi di AMP ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik memeriksa 29 saksi.

 

"Kemarin sore kami sudah menetapkan satu tersangka berinisial TS, dengan kami jerat beberapa pasal yaitu UU ITE, UU KUHP pasal 160 dan Undang Undang no 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana yang berbuat provokasi menyebabkan keributan dan kerusuhan," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Lucky Hermawan di Mapolda Jatim, Kamis (29/08/19).

 

Menurut Kapolda selain menetapkan satu tersangka, penyidik juga mencekal enam orang. Dan status keenam perwakilan ormas itu sejauh ini masih menjadi saksi dan belum dinaikkan statusnya.

 

"Kemarin sudah dilayangkan panggilan sebagai tersangka dan ada 6 orang yang juga dicekal di imigrasi untuk mempermudah kepentingan penyidikan," tambahnya.

 

Kata Lucky, penyidik menetapkan beberapa bukti yang diduga digunakan untuk penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Selain itu, Polisi juga akan memanggil mahasiswa Papua sebagai saksi untuk mempermudah penyidikan kasus tersebut. 

 

Lucky mengaku, tidak tertutup kemungkinan, beberapa hari kedepan, jumlah tersangka dalam kasus itu akan bertambah.

 

"Ada handpone, akun, kumpulan video dan baju yang digunakan saat kegiatan sudah kami sita. Mudah-mudahan kita akan menentukan tersangka-tersangka lainnya. Kita akan melakukan panggilan saksi kepada mahasiswa Papua untuk menjadi saksi," pungkasnya.

 

Sekadar diberitakan sebelumnya, pengepungan Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di jalan Kalasan Surabaya beberapa waktu lalu menimbulkan sejumlah reaksi dari masyarakat. 

 

Dalam insiden itu diduga beberapa ormas melakukan tindakan berbau rasis dan ujaran kebencian. Insiden itu memantik sejumlah kemarahan warga Papua di beberapa wilayah seperti Jayapura dan Manokwari sehingga mereka melakukan aksi protes disana. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload