• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Gubernur dukung percepatan pembangunan Bandara Kediri untuk mempersempit ketimpangan Utara - Selatan

September 1, 2019

 

Sby,MercuryFM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung penuh berbagai langkah dalam rangka percepatan pembangunan Bandara Kediri. 

 

"Saya mendukung penuh percepatan itu. Bila ini terwujud akan punya dampak signifikan untuk  mempersempit ketimpangan Utara - Selatan di Jatim," ungkap Gubernur saat mendampingi Kunjungan Kerja Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman RI, Menteri Perhubungan, Menteri Agraria dan Tata Ruang, serta Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Grogol Kab. Kediri, Minggu (01/09/19).

 

Khofifah menjelaskan, bahwa ketimpangan di Jatim terjadi antara kota dan desa dan antara Utara dan Selatan. Sehingga percepatan pembangunan Bandara Kediri diharapkan dapat menstimulir pertumbuhan ekonomi baik di sekitar bandara maupun akses ke berbagai destinasi wisata serta berkembangnya sektor perkebunan dan hortikultur di kawasan selingkar Wilis.

 

"Mudah-mudahan kehadiran pak Menko Maritim bersama tiga menteri lainnya  dapat mempercepat dimulainya pembangunan Bandara Kediri. Hal ini juga seiring dengan dimasukkannya salah satu dari tiga prioritas pembangun Jatim adalah selingkar Wilis. Maka dukungan bandara di Kediri akan mempercepat pengembangan selingkar Wilis, baik sektor wisata, UMKM,  perkebunan, hortikultur maupun perikanan ," jelasnya. 

 

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menambahkan, pembangunan bandara di Kediri ini sudah dalam persiapan akhir. 

 

Karena itu, sebelum dilakukan groundbreaking dibutuhkan sosialisasi secara komprehensif kepada semua stake holders  agar  terbangun  kesepahaman yang baik  terutama untuk menyerap aspirasi masyarakat  dan pengembangan wilayahnya kedepan sehingga tercipta   sinergitas yang berkelanjutan dan saling menguntungkan. 

 

Sementara itu, Menko Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan meyakinkan masyarakat yang hadir, bahwa pembangunan infrastruktur ini tidak akan merugikan masyarakat. Diharapkan keberadaan bandara di Kabupaten Kediri ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar bandara.

 

Menko Luhut menjelaskan, proyek pembangunan bandara akan dimulai pada awal tahun 2020. 

 

"Pembangunan bandara ini juga merupakan instruksi langsung dari Presiden Jokowi sebagai salah satu komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Kediri dan sekitarnya," ungkapnya.

 

Lebih lanjut dijelaskan, Kabupaten Kediri berhasil terpilih sebagai daerah yang akan dibangun bandar udara setelah mengalahkan tujuh wilayah lain di Jawa Timur. Rencananya proyek yang akan dikerjakan di Kabupaten Kediri bagian barat ini mencakup tiga wilayah kecamatan yaitu, Tarokan, Grogol dan Banyakan.

 

 

Sementara itu usai melakukan kunjungan kerja di KSB Grogol, Gubernur Khofifah juga ikut mendampingi rombongan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, bersilaturahim di Pondok Pesantren/Ponpes Lirboyo dan Pesantren  Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri. 

 

Kehadiran Gubernur Khofifah dan Menko Luhut beserta para menteri disambut dengan sangat hangat, antusias dan penuh kekeluargaan oleh para kiai, pengurus pondok, dan santri baik di Ponpes Lirboyo maupun Ponpes Al Falah.

 

Pada kesempatan tersebut, di hadapan para kiai, Menko Luhut meminta dukungan para kiai atas rencana pembangunan bandar udara (bandara) di Kab. Kediri. Hal ini penting dilakukan, karena proyek tersebut merupakan proyek strategis nasional.

 

“Saya harap Lirboyo maupun Al Falah ikut mensosialisasikan pembangunan bandara ini sebagai rencana strategis nasional kepada masyarakat. Apalagi, dampaknya terhadap perekonomian akan sangat baik,” tutur Menko Luhut.

 

Selain itu, Menko Luhut juga menyampaikan bahwa kondisi perekonomian Indonesia telah sesuai dengan target yang ditentukan. Meskipun, diakuinya bahwa kondisi ekonomi dunia sedang dalam kondisi yang tidak stabil. Oleh sebab itu, dirinya juga meminta doa kepada para kiai agar Indonesia dan Pemerintahan Presiden Jokowi selalu aman dan terjaga.

 

Sedangkan terkait suasana di Papua, Menko Luhut didepan kyai menegaskan bahwa kondisinya sudah mulai kondusif. Terlebih lagi, pihak-pihak yang terlibat dan terbukti bersalah juga sudah mulai ditindak oleh aparat. 

 

“Gubernur Khofifah ini kiprahya sangat banyak dan detail dalam menyikapi masalah Papua. Apalagi, beliau merupakan Ketua Muslimat NU sehingga pendekatannya sangat menyeluruh. Karenanya, mari kita juga terus berdoa bersama agar semuanya terus baik,” pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive