• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

PKB incar ketua Komisi B, PDI P incar Ketua Komisi E DPRD Jatim

September 4, 2019

 

Sby, MercuryFM - Jelang penetapan alat kelangkapan DPRD Jatim periode 2019-2024, Partai Kebangkitan Bangsa sebagai partai pemenang ke dua perolehan kursi DPRD Jatim menargetkan bisa menduduki ketua Komisi B DPRD Jatim.

 

Wakil ketua DPW PKB Jatim Anik Masclahah yang juga anggota DPRD Jatim Fraksi PKB mengatakan, selain menargetkan bisa mendudukkan kadernya sebagai Ketua Komisi B, PKB juga menginginkan bisa menduduki pula kursi Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim.

 

"Melalui dua komisi tersebut pihaknya akan fokus di beberapa hal. Karena kita ketahui persoalan utama Jatim adalah disparitas dan kemiskinan. Selain itu, juga pendidikan dan kesehatan serta tindakan kekerasan/diskriminasi masih memerlukan perhatian serius di Jatim," ujar Anik, Rabu (04/09/19).

 

Apalagi kata Anik, hasil Muktamar PKB di Bali Agustus lalu. salah satu butir keputusannya memuat perjuangan PKB di bidang ekonomi kerakyatan. 

 

"Hal ini sesuai dengan salah satu  program PKB hasil muktamar Bali yakni memperkuat ekonomi kerakyatan. Jadi, sangat pas kalau PKB memilih komisi B, ditambah wakil ketua Komisi E" jelasnya.

 

Anik lantas menyebut beberapa isu di bidang perekonomian. Di antaranya, memperkuat basis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui digitalisasi market. 

 

Serta, kemudahan memperoleh modal bunga lunak serta mempermudah pangsa pasar. Juga dengan sektor primer pertanian dan perikanan yang dinilai membutuhkan intensifikasi maupun ekstensifikasi lebih luas. 

 

Di Komisi E, lanjutnya, PKB akan memperjuangkan sektor pendidikan. Dan ini sesuai dengan aspirasi perjuangan dari Nahdlatul Ulama (NU), sebagai ormas yang ikut membesarkan PKB. 

 

"Hal lain yang tak kalah penting karena PKB adalah wadah aspirasi warga NU. Sekolah swasta mayoritas dominasi milik ma'arif. PKB punya kewajiban untuk mengawal keseimbangan alokasi anggaran negeri-swasta. Utamanya, madrasah aliyah, harus mendapatkan perlakuan yang sama," pungkasnya.

 

 

Sementara itu PDI Perjuangan yang menjadi partai pemenang dengan perolehan kursi terbesar di DPRD Jatim berambisi untuk bisa menduduki kursi ketua Komisi E DPRD Jatim.

 

Sri Untari Bisawarno sekertaris DPD PDI Perjuangan Jatim yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim mengatakan, keinginan untuk bisa menduduki kursi ketua Komisi E untuk mensinergikan dengan pemerintah Jokowi. Dimana program Jokowi diantaranya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) lewat pendidikan, kesehatan dan kebudayaan.

 

"Komisi E membidangi Kesejahteraan rakyat. Sama dengan di Jakarta. Kami disini sedang berjuang agar kita dapat mengambil kursi di Komisi E sesuai program Pak Jokowi. Namun kita tetap akan berkoordinasi dengan fraksi lain,” ujarnya.

 

Untari juga mengatakan dengan menduduki kursi ketua Komisi E maka, PDI Perjuangan akan lebih fokus didalam memberikan pelayanan khususnya kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Jatim, khususnya pembangunan SDM masyarakat Jatim.

 

"Kita sudah mengkomunikasikan dengan partai partai yang ada di DPRD Jatim. Sehingga kita yakin keinginan kita untuk bisa menempatkan kader kita senagai ketua Komisi E akan didukung nanti," pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive