• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Anggota DPRD Jatim ramai ramai jaminkan SK pelantikan sebagai anggota DPRD Jatim untuk pinjam bank Jatim

September 5, 2019

 

Sby,MercuryFM - Lima hari pasca dilantik pada Sabtu (31/8) kemarin, anggota DPRD Jawa Timur periode 2019 -2024 mendapatkan tawaran pinjaman dari Bank Jatim menggunakan Surat Keputusan (SK) Pelantikan sebagai jaminan kredit. 

 

Tak tanggung-tanggung jika SK Pelantikan digunakan sebagai agunan, setiap anggota dewan bisa mendapatkan pinjaman paling besar senilai Rp 1,8 Miliar.

 

Dari pantauan mercuryfm.co.id, sejumlah pegawai Bank Jatim seharian tadi ini tampak sibuk masuk ke dalam ruang masing-masing fraksi yang ada di DPRD Jatim. Mereka bermaksud menawari pinjaman kredit kepada anggota dewan melalui masing-masing fraksi. Dan tampak anggota DPRD Jatim juga ikut sibuk untuk bisa mendapatkan pinjaman tersebut.

 

"Jadi mereka masih sebatas sosialisasi, berapa banyak yang akan pinjam kredit tersebut belum ada kepastian,” jelas Ketua Fraksi PKB Anik Maslachah, Kamis (05/09/19).

 

Anik mengatakan sebenarnya bank manapun boleh menawarkan kepada anggota dewan. Hanya saja karena Bank Jatim milik pemerintah sehingga lazimnya memang pinjam ke Bank Jatim. 

 

“Sebenarnya penawaran ini bukan hal yang aneh, karena tidak hanya tawarkan kepada anggota legislatif tapi juga eksekutif,” katanya.

 

 

Lebih lanjut Anik mengatakan jika menggunakan SK Pelantikan maka anggota dewan bisa mendapatkan pinjaman maksimal Rp 1,8  Miliar. Namun jika kemudian menginginkan lebih dari itu maka harus ada tambahan, seperti sertifikat rumah, sertifikat tanah atau surat berharga lainnya maksimal selama lima tahun.

 

Menurutnya pinjaman ini tidak ada kaitannya dengan fraksi maupun partai. Anik mengatakan hubungan antara personality dengan bank. 

 

“Fraksi hanya memfasilitasi sosialisasi yang dilakukan Bank Jatim. Tapi yang terpenting anggota dewan ini sudah memenuhi aturan yang ditetapkan oleh partai maupun fraksi. Yakni membayar iuran partai dan iuran fraksi harus didahulukan,” katanya.

 

Sementara itu data terbaru yang diperoleh bahwa gaji dan tunjangan anggota DPRD Jatim sebanyak Rp  64.407.200. Jika dirinci gaji bersih sebesar Rp 6.182.200, tunjangan perumahan sebesar 27.625.000, tunjangan komunikasi intensif Rp 17.850.000 dan tunjangan transportasi Rp 12.750.000.

 

Pendapatan anggota DPRD Jatim ini bisa bertambah bila nantinya mereka masuk dalam alat kelengkapan dewan. Sebab mereka akan mendapatkan tambahan dari tunjangan anggota alat kelengkapan dewan serta pendapatan dari kunjungan kerja mereka baik luar provinsi maupun dalam provinsi. Yang rata rata dalam sebulan bisa 3 kali kunjungan luar provinsi dan 3 kali kunjungan dalam provinsi.

 

Dengan hal tersebut, maka anggota DPRD Jatim dalam sebulan pendapatan yang dihasilkan annggota DPRD Provinsi Jatim bisa mencapai 101 juta perbulan. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive