• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Seribu ton pakan ternak segera diekspor ke Timor Leste

September 12, 2019

 

Sby,MercuryFM - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) Kamis (12/9/2019) melepas ekspor pakan ternak perdananya ke Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). Pelepasan yang berlangsung di Pabrik Japfa Sidoarjo itu dilakukan oleh Direktur Corporate Affairs JAPFA Rachmat Indrajaya. Turut hadir pula Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya Musyaffak Fauzi dan Bupati Kabupaten Sidoarjo Saiful Ilah.

Dalam seremoni pelepasan ekspor Perdana, JAPFA mengirim 40 ton pakan ternak dari total proyeksi sebesar 1.000 ton sampai akhir tahun. 

Rachmat Indrajaya mengatakan ekspor ke Timor Leste merupakan perluasan penetrasi produk JAPFA ke pasar internasional. Sesuai dengan komitmen JAPFA untuk mendukung pemerintah dalam upaya mendongkrak pendapatan devisa negara melalui akselerasi volume komoditi ekspor.

"Ekspor merupakan bentuk kerjasama bisnis to bisnis menindak lanjuti kerjasama antar 2 negara sejak ditandatanganinya Technical Agreement yang ditandatangani Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan antara kedua negara tanggal 19 April 2018 lalu." kata Rachmat.

Menindaklanjuti hal tersebut, selain ekspor pakan ternak, JAPFA juga akan ekspor pakan ayam dan anak ayam umur sehari (DOC/Day Old Chicken) broiler dan layer, karkas ayam broiler, dan produk olahan.

"Oleh karenanya JAPFA akan terus menjaga kualitas semua produknya guna dapat terus bersaing dalam pasar intemasional" tambah Rachmat.

Sementara itu Adi Setiaji sebagai pihak importir mengatakan kalau kebutuhan akan pakan ternak ayam petelur, ayam potong dan babi sangat tinggi. "Yang paling besar adalah pakan ayam petelur yang bisa mencapai 100 ton per bulan untuk satu rumah ternak saja." jelas Adi.

Di Timor Timur hanya ada 2 perusahaan peternakan besar salah satunya Farm yang memiliki 5 rumah peternakan. "Selama ini pakan kebutuhan pakan ternak dipasok dari Malaysia dan Indonesia. Kita ingin nantinya seluruhnya dipasok dari Indonesia, seperti yang sudah dilakukan terhadap kebutuhan anak ayam. Kita ingin membuktikan produksi Indonesia lebih baik" tegas Adi.(Alam)
 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags