• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Lindungi buruh, DPRD Jatim usulkan pembentukan Perda Pesangon buruh di Jatim

September 19, 2019

 

Sby,MercuryFM - DPRD Jatim mendukung tuntutan buruh Jatim yang tergabung dalam KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Jatim agar pemerintah propinsi membuat aturan untuk pesangon buruh.

 

DPRD Jatim berinisiasi untuk membuat perda jaminan pesangon di Jatim guna melindungi hak-hak buruh terkait pesangon yang hingga saat ini selalu dirugikan oleh pengusaha.

 

“Kami berharap ke depannya, Gubernur Jatim berkolaborasi dengan DPRD Jatim untuk Bersama-sama membuat perda Jaminan Pesangon untuk buruh,” ungkap anggota FPDIP Jatim Hari Putri Lestari di kantornya, Kamis (19/9/19).

 

Menurut mantan aktivis buruh ini, selama ini aksi demo buruh dibeberapa tempat di Jatim selalu menyuarakan pembayaran pesangon dengan layak .

 

”Saya tahu banyak perusahaan-perusahaan sebenarnya menyimpan hak-hak buruh yang tentunya bisa digunakan untuk membayar pesangon buruh. Tapi tak dibayarkan oleh pengusaha. Ke depan dengan adanya perda tersebut pengusaha dengan mudah bisa membayar pesangon buruh,” jelasnya.

 

Politisi yang berangkat dari daerah pemilihan Jember -Lumajang ini juga mengatakan, untuk realisasi penegakan perda jaminan pesangon tersebut, bisa saja dibentuk BUMD pesangon atau bisa saja melalui bank Jatim.

 

“Pengusaha bisa membayar tiap bulannya yang menjadi hak buruh sebagai pesangon ke BUMD pesangon yang dibentuk atau jika pembentukan BUMD tersebut prosesnya sulit, maka bisa disetorkan ke Bank Jatim yang merupakan BUMD milik Pemprov Jatim. Pengusaha tak perlu kawatir uangnya akan hilang di Bank Jatim karena akan dikelola dengan professional untuk pembayaran pesangon buruh,” ungkapnya.

 

Sekedar diketahui, dalam setiap aksi, buruh  mendesak Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa  untuk mewujudkan Sistem Jaminan Pesangon di Jawa Timur. 

 

Sistem Jaminan Pesangon ini merupakan janji Gubernur Khofifah dihadapan ribuan buruh Jawa Timur pada saat merayakan hari buruh internasional (May Day) 1 Mei 2019 lalu. 

 

Gubernur Khofifah menyampaikan secara prinsip para buruh harus mempunyai masa depan yang terjamin. Diharapkan adanya Sistem Jaminan Pesangon ini dapat mengurangi konflik atau perselisihan buruh dengan pengusaha di Pengadilan Hubungan Industrial khususnya terkait nilai pesangon yang harus dibayarkan. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload