• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Polisi amankan Kapak yang dilemparkan massa aksi ke gedung DPRD Jatim

September 26, 2019

 

Sby,MercuryFM - Polisi amankan sebuah kapak beberapa botol plastik dan batu yang dilemparkan massa aksi dalam aksi yang dilakukan mahasiswa, buruh, pelajar dan elemen masyarakat dalam aksinya yang digelar di depan Gedung DPRD Jatim, Kamis (26/09/19).

 

Barang barang ini dikumpulkan oleh kepolisian ketika insiden pelemparan, terjadi beberapa saat lalu ditengah aksi yang berjalan mulai memanas.

 

Aksi yang digelar tadi mulai memanas ketika massa aksi tidak puas dengan hasil pertemuan yang dilakukan antara perwakilan mahasiswa dengan pimpinan DPRD Jatim serta kekecewaan mereka untuk masuk Gedung DPRD Jatim tidak dipenuhi oleh pihak kepolisian.

 

Massa dari arah peserta aksi tiba tiba melempar batu dan beberapa botol air ke petugas kepolisian yang melakukan penjagaan. Sontak petugas langsung melindungi dirinya dengan tameng yang ada. Bahkan di depan Gedung DPRD Jatim sempat terjadi saling dorong antara pendemo dengan petugas kepolisian.

 

Dari lemparan yang dilakukan oleh massa pendemo ada sebuah kapak yang juga dilemparkan. Dan saat ini kapak tersebut diamankan oleh petugas kepolisian.

 

Menanggapi ditemukannya kapak, wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak yakin itu dilakukan oleh pihak pihak yang ingin memanfaatkan situasi untuk memperkeruh suasana.

 

Sahat yakin bukan mahasiswa yang melakukan pelemparan dalam insiden pelemparan yang dilakukan tadi. Apalagi dengan melempar Kapak dan batu.

 

"Saya yakin ini bukan dilakukan oleh mahasiswa. Mereka intelektual akademisi sehingga akan menghindari hal hal kekerasan apalagi anarki sampai melempar kapak segala," ujar sahat.

 

Seperti yang telah diberitakan hari ini ribuan massa dari mahasiswa, buruh, pelajar dan elemen masyarakat lainnya di depan Gedung DPRD Jatim.

 

Dalam aksi yang digelar ini, mereka menuntut beberapa hal diantaranya penolakan RUU KUHP, RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, serta penolakan pengesahan UU KPK. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload