• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Rangkaian HUT Jatim dengan gelaran Jatim Fair 2019 dinilai elitis

October 8, 2019

 

Sby,MercuryFM - Gebyar pameran pembangunan berskala nasional Jatim Fair 2019 yang masuk dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Pemprov Jatim ke 74 di Grand City Surabaya,  masih terkesan elitis. Sehingga rakyat kecil tidak bisa menikmati pesta yang betul-betul merakyat. 

 

Padahal berdasarkan APBD Jatim 2019, alokasi anggaran untuk perhelatan peringatan Hari Jadi Pemprov Jatim diplot sebesar Rp.2 miliar ditempatkan pada pos OPD Biro Perekonomian. Namun kabarnya setiap OPD yang membuka stand pameran juga mengalokasikan sendiri anggaran hingga kisaran Rp.200 juta hingga Rp.500 juta.      

 

Yang lebih ironis lagi dalam rangkaian acara Jatim Fair yang banyak mendatangkan artis-artis ibu kota untuk hiburan seperti Padi, Tipe X dan lain sebagainya. Para pengunjung Jatim Fair yang ingin menikmati panggung hiburan tersebut harus membayar karcis dengan harga kisaran Rp.25 ribu sampai Rp.50 ribu perorang.   

 

"Jika komitmennya kerakyatan, mestinya acara dan tempatnya juga bernuansa kerakyatan serta masyarakat dibebaskan dari biaya apapun sehingga masyarakat bisa langsung menikmati secara gratis bukan berbayar," kritik Umar Sholahuddin kordinator Parliement Wacth Jatim saat dikonfirmasi Selasa (8/10/19).

 

Dipilihnya Grand City Surabaya sebagai lokasi acara, lanjut Umar juga dinilai kurang pas kendati aksesnya dekat dengan orang kebanyakan. 

 

"Saya rasa kalau di Grand City hanya kaum elit saja yang bisa mengakses sedangkan kaum alit sulit mengkases," kata dosen pengajar di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. 

 

Ia menyarankan kalaupun Jatim Fair dirangkai dengan acara hiburan sebaiknya menggunakan hiburan yang merakyat dan proporsional saja. 

 

"Intinya mestinya peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur harus lebih mendekatkan dengan masyarakat kebanyakan seperti yang sudah dilakukan kabupaten/kota di Jatim," tambahnya.

 

Sementara itu, kalangan DPRD Jatim juga bersuara miring ketika mendapat laporan bahwa panggung hiburan dalam rangkaian Jatim Fair dikenakan karcis bagi para pengunjung yang ingin menikmati hiburan panggung musik yang telah disiapkan oleh Even Organiser Jatim Fair 2019 di Grand City Surabaya. 

 

"Saya menyayangkan kenapa pengunjung yang ingin menikmati panggung hiburan dalam rangkaian Jatim Fair peringatan Hari Jatim Provinsi Jatim masih harus membayar karcis yang nilainya juga cukup besar. Harusnya digratiskan saja karena ini adalah pesta rakyat Jawa Timur," pungkas politisi asal Madura. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive