• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Halim Iskandar dinilai cukup layak masuk jajaran menteri kabinet Indonesia Maju Jokowi - KH Ma'ruf Amin

October 23, 2019

 

Sby,MercuryFM - Masuknya nama Wakil Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar senagai menteri Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi,  kabinet Indonesia Maju, Jokowi - KH Ma'ruf Amin, dinilai layak dan pas mengingat sepak terjang dan pengalaman Halim Iskandar dalam kepartaian dan pemerintahan.

 

"Kami sangat yakin beliau akan dipanggil Pak Jokowi mengingat track record baik kapasitas maupun pengalamannya di partai maupun pemrintahan tak perlu diragukan lagi khususnya di Jatim yang merupakan propinsi terbesar di negara ini," ujar ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Anik Masclahah dalam keterangan di Surabaya, Rabu (23/10/19).

 

Di kepartaiaan Abdul Halim yang juga 

Wakil Ketua DPP PKB yg membidangi Hubungan Antara Legislatif  dan eksekutif, menurut Anik adalah kader dari bawah, bahkan yang menjadi pionir PKB di Kabupaten Jombang. 

 

Kata Anik, prestasi PKB saat dipimpinya mulai kabupaten jombang hingga propinsi sangat menggembirakan. Lewat sentuhan tangan dinginnya kemenangan PKB yg pernah diraih tahun 1999 dan 2004, bisa kembali diraih di pemilu tahun 2014,

 

 

"Memang di pemilu tahun 2019 ini kalah dari PDI Perjuangan diperolehan Kursi DPRD Jatim. Tapi dari segii suara PKB tetap unggul diatas PDI Perjuangan," ungkapnya.

 

Dalam kepemimpinanya sosok pria yang akrab di panggil Gus Nanang ini jelas Anik sangan responsif gender. Ini terlihat dari penempatan komposisi strategis untuk perempuam baik di struktur maupun pencalegan selalu diatas 40%(melebihi yg seharusnya minimal 30% berdasarkan UU Pemilu). Bahkan posisi untuk caleg perempuan banyak yang ditempatkan pada urutan no 1. Sehingga tidak heran kalau setiap pemilu kader Perenpuan terbanyak adalah PKB.

 

"Pemilu 2019 saat ini dari 19 perempuan di DPRD Jatim, 11 nya dari PKB. Begitupun terhadap penghargaan kader, beliau sangat luar biasa utk mensupport dan memprioritaskan kader dalam kontestasi baik Pilkada maupun Pileg," umgkapnya.

 

"Seperti berhasilnya Thoriqul Haq (Bupati lumajang), Badrut Tamam (Bupati pamekasan). Begitupun di legislatif lolosnya  Fauzan Fuadi anggota FKB DPRD Jatim yang juga wakil ketua Komisi C, adalah contoh pengkaderan yg diback up penuh oleh beliau," lanjutnya.

 

Sementara itu, dari sisi pengalaman di pemerintahan, cicit dari KH Hasyim Ashyari (Pendiri NU), terang Anik, sejak masuk DPRD tahun 1999 sampai 2019  selalu posisi pimpinan. Bahkan di tahun 2014 sebagai ketua DPRD  jatim.  Semua orang tahu, dalam kepemimpinan beliau harmoni bisa bangun sosial antar fraksi, bangun kehangatan di legislatif dan dalam memimpin  merangkul semua fraksi.

 

"Sampai ada julukan DPRD jatim itu tidak ada fraksi, yang ada hanyalah satu faksi, suasanya kekeluargaan terjalin sangat erat bahkan beberapa kali kinerja dprd mendapatkan penilaian terbaik secara nasional. Begitupun sinergitas dengan pemerintahan Provnsi yang sangat baik sehingga membawa Provinsi jatim 7 th berturut turut mendapatkan penilaian WTP (wajar tanpa pengecualian) dari BPK," pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive